Senin, 25 Juli 2016

koleksi buku

my book halo balita collection
Halo Balita :


Kamis, 01 Oktober 2015

pendidikan ortu

~ Poin-Poin Nasihat Ustadzah Aan Rohana, MAg untuk Ibu & Keluarga ~


Tugas Ibu :

1. Tanggung jawab terhadap anaknya

2. Mendirikan shalat malam

3. Mengkhatamkan quran setiap bulan

4. Pandai menjaga keikhlasan dan sabar

5. Qudwah Hasanah (menjadi contoh) dan doa

6. Memperluas wawasan


Anak akan melihat pengorbanan seorang ibu, jadi tanpa disuruh si anak akan mendahulukan ibunya.


Allah akan murka kpd ibu yg tidak mendidik anaknya utk dekat dg Qur'an, dan Allah.

Al A'raf 172.

Berlalu

Malam berlalu,.

Tapi tak mampu kupejamkan mata dirundung rindu

Kepada mereka

Yang wajahnya mengingatkanku akan surga.

Wahai fajar terbitlah segera
Agar sempat kukatakan pada mereka
"Aku mencintai kalian karena Allah"

-Umar bin Al Khoththob

Kamis, 11 Juni 2015

Ummu warobbatul baith wa Hamlud Dakwah

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Hadits diatas menggambarkan tentang kedudukan seorang ibu, 

Ikhlas itu...

Semua harus dijalani dengan "ikhlas"
tanpanya semua akan percuma
bahkan mungkin hanya berujung pada kesia-siaan

cukup nikmati saja prosesnya
hasilnya biarlah Allah yang menentukan
Ikhtiar, tawakal, Sabar, Ikhlas
mungkin itu kuncinya

Toh, jika memang itu baik untukmu
Allah pasti akan memudahkan :)

Tak perlu terlalu bersedih jika gagal
dan tak perlu terlalu bahagia jika berhasil
syukuri semua..
Allah selalu memberikan yang terbaik.

#Allah selalu memberikan yang terbaik

18 Mei 2015

Minggu, 28 September 2014

Menilai Masa Lalumu

Bagaimana kita bisa menerima seseorang karena masa lalunya?

Ia adalah seorang pegawai disalah satu universitas ternama di surabaya, asli kota soto. semasa kuliah ia aktif di salah satu lembaga dakwah kampus, dengan dakwah yang getol dan sering memimpin orasi-orasi ketika masyiroh. dan sekarang ia aktif di pergerakan saya. yah kami satu harokah sekarang...

Cerita ini diawali ketika salah seorang ustadzah saya menelphon dan memberitahu bahwa ada ikhwan yang berniat menghitbah . dengan biodata yang tak begitu jelas saya menerimanya, hanya sekedar profil singkat.   ketika itu saya merespon untuk meminta waktu menyampaikan kepada keluarga perihal ini. 2 hari-3hari berlalu setelah sms itu, saya belum juga merespon karena saya mencoba mencari tau sendiri tentang siapa dia sebenarnya. meskipun kita satu kampus tapi saya belum tau tentang dia karena tak pernah berinteraksi, pernah bertemu sekali itupun karena mengantarkan kakak angkatan kerumahnya, hanya sekedar mengantar diluar.
kutuliska kau dalam sebuah cerita #Mr. 

Jumat, 01 Agustus 2014

Hati wanita

Hati seorang wanita sama sekali tak pernah berubah oleh gelegar masa dan musim. Bahkan seandainya ia pun mati abadi, ia sama sekali tak akan benar-benar musnah.
Hati seorang wanita serupa dengan padang luas yang telah menjadi saksi bagi sebuah peperangan. Setelah pohon-pohonnya tercabut sampai kebagian akar-akarnya, rumput-rumputnya pun terbakar hangus, batu-batuanya menjelma merah segar oleh darah yang membanjir dan bumi-buminya diseraki oleh tulang-belulang dan rangka tengkorak-tengkorak, hatinya tetap saja damai dan sunyi, seakan-akan memang tidak pernah terjadi apa pun.
Dan ketika musim semi dan musim gugur berkunjung, maka semuanya kembali berjalan sebagaimana adanya.

Kahlil gibran

Selasa, 24 Juni 2014

sesaat terasa sesak oleh rasa yang tak kumengerti, keharuan dan kesedihan yang menyatu . kekaguman dan kepedihan yang mengaura , semuanya menghantam dinding hati, bersamaan menjebol gawang air mata. tapi aku tak hendak menangis,, 

Senin, 09 Juni 2014

Tentang cita semua kutuliskan dalam buku catatan, mencoba untuk merealisasikanya satu persatu.. namun hasil akhir kuserahkan sepenuhnya hanya pada Allah, Tuhan smesta alam, pencipta makhluk yg lemah ini.

Segenap diri kukerahkan untuk mngejar ketertinggalan ini, namun apalah, semuanya tetap atas kehendaknya,. antara berhasil atau tidak hanya Allah sebaik-baik penentu .

mungkin bukan sekarang, mungkin bukan dengan nya, mungkin tidak banyak, tapi bukan berarti gagal...    
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review